Logo dar Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman

Pendapatan Negara Naik 25,4%, Defisit APBN Tetap di Bawah 1% PDB

  • News

Indonesia’s state revenue continued to grow through August 2026, rising faster than government spending, while the budget deficit stood at 0.93% of GDP.

News State Revenue Rises 25.4% as Budget Deficit Remains Below 1% of GDP

Hingga akhir Agustus, pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun, naik 25,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan setara dengan sekitar 65% dari target 2026. Kenaikan ini antara lain ditopang oleh penerimaan pajak yang tumbuh 24,1% menjadi Rp1.409 triliun.

 

Penerimaan negara bukan pajak juga mencatat pertumbuhan kuat dengan nilai Rp435,1 triliun, atau hampir 95% dari target tahun ini. Sementara itu, penerimaan dari kepabeanan dan cukai mencapai Rp210,2 triliun.

 

Di sisi belanja, pemerintah telah membelanjakan Rp2.295,7 triliun hingga akhir Agustus, naik 17,1% secara tahunan. Sebagian besar berasal dari belanja pemerintah pusat, sementara transfer ke daerah tercatat sebesar Rp504,3 triliun.

 

Dengan belanja yang masih lebih tinggi dibandingkan pendapatan, APBN mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun, atau setara dengan 0,93% PDB. Namun, keseimbangan primer masih mencatat surplus sebesar Rp154 triliun. Artinya, pendapatan negara di luar pembiayaan utang masih cukup untuk menutup belanja sebelum pembayaran bunga utang.

 

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan kinerja APBN hingga Agustus masih berada dalam kerangka fiskal pemerintah. Batas maksimal defisit APBN sesuai ketentuan saat ini adalah 3% terhadap PDB.

 

Dari sisi pembiayaan, pembiayaan utang neto mencapai Rp506 triliun hingga akhir Agustus, atau sekitar 61% dari rencana sepanjang tahun. Sebagian besar berasal dari penerbitan surat berharga negara. Sementara itu, pembiayaan melalui pinjaman tercatat negatif karena pembayaran kembali pinjaman lebih besar dibandingkan penarikan pinjaman baru.

 

Untuk keseluruhan 2026, pemerintah memperkirakan pendapatan negara mencapai Rp3.208,1 triliun dan belanja negara sebesar Rp3.942,4 triliun. Dengan proyeksi tersebut, defisit APBN diperkirakan berada di level 2,85% terhadap PDB.

Dalam kategori:

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi