Pada tanggal 21 Maret, acara kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Angkatan ke-5 diselenggarakan di kampus ASTRAtech, yang terletak di Kawasan Industri Delta Silicon II Cikarang, Jawa Barat.
Acara wisuda ini merupakan bagian dari program kerja sama German Dual Vocational Education and Training (GDVET) antara ASTRAtech, AHK Indonesia/EKONID, Association of the German Motor Vehicle Trade (Zentralverband Deutsches Kraftfahrzeuggewerbe – ZDK) Bonn, dan Handwerkskammer (HWK) Koblenz yang telah terjalin sejak 2014.
Program GDVET dirancang untuk meningkatkan standar pendidikan vokasi di Indonesia dengan membekali lulusan dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan industri guna meningkatkan kontribusi mereka terhadap daya saing sektor otomotif.
Program Bachelor Professional Automotive Mechatronics telah menjadi program sertifikasi internasional unggulan dengan ASTRAtech sejak 2019, setara dengan kualifikasi Meister di Jerman. Program ini bertujuan untuk mengembangkan SDM di bidang sales dan after-sales/maintenance otomotif dengan kualifikasi standar global, guna meningkatkan daya saing industri otomotif.
Angkatan kali ini menandakan implementasi kedua program ini di luar Jerman sejak tahun 2024, dilengkapi dengan ujian standar baru bagi peserta.
Pada kesempatan kali ini, PT Kalimantan Prima Persada (KPP) untuk pertama kalinya mengirimkan peserta untuk mengikuti program. Hal ini menandakan relevansi program ini untuk mendukung sektor industri, termasuk sektor pertambangan, untuk menghadapi tantangan di bidang alat berat.
Angkatan ke-5 berhasil meluluskan 12 peserta dari berbagai perusahaan Grup Astra, antara lain Toyota Sales Operation, Daihatsu Sales Operation, BMW Sales Operation, Isuzu Sales Operation, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Kalimantan Prima Persada, dan ASTRAtech. Keberhasilan mereka menyelesaikan program ini menunjukkan kemampuan program untuk melayani berbagai sektor industri, yang semakin menegaskan relevansinya di pasar yang terus berkembang.
Acara ini didukung dan dihadiri oleh perwakilan penting dari Jerman dan Indonesia, termasuk Jan Rönnfeld, Direktur Eksekutif EKONID; Henri Paul, Direktur ASTRAtech; Joachim Syha, Penasihat Teknis ZDK; Stefan Odenthal, Kepala Dewan Ujian Meister – Automotive Meister – di HWK; dan Mario Monschauer, Kepala Dewan Ujian Meister dan Kepala Departemen Kendaraan Bermotor di HWK. Beberapa eksekutif dan perwakilan dari perusahaan-perusahaan Grup Astra dan manajemen ASTRAtech juga hadir dalam acara ini.
Stefan menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian para lulusan, serta mengakui peran ASTRAtech dalam membentuk tenaga profesional yang akan berkontribusi pada industri otomotif Indonesia.
Selain itu, Ketua Umum Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) Erlan Krisnaring Cahyono juga menekankan pentingnya program Bachelor Professional Automotive Mechatronics sebagai implementasi sukses standar vokasi Jerman di Indonesia, yang menggabungkan praktik industri berteknologi tinggi Jerman dengan kebutuhan sektor otomotif lokal.
Salah satu lulusan dari PT Kalimantan Prima Persada, Yusuf Fendi Nugroho, membagikan pengalaman positifnya selama mengikuti program ini. Ia mendapatkan wawasan berharga dan pelatihan langsung, yang meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknisnya. Ia juga berbagi keyakinannya bahwa rekan-rekannya di industri pertambangan akan sangat memperoleh manfaat dari pengetahuan dan pengalaman yang ditawarkan oleh program ini.
Acara wisuda ini menunjukkan kontribusi program dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor otomotif Indonesia, dan membekali lulusan dengan keterampilan untuk menghadapi tuntutan industri saat ini serta di masa depan.