AHK Indonesia/EKONID dan GIZ Indonesia & ASEAN menggelar Circular Economy Forum pada 3 Desember 2025 di Jakarta. Forum ini menjadi ruang diskusi bagi pelaku usaha, mitra pembangunan, dan perwakilan institusi untuk bertukar pandangan mengenai upaya mendorong efisiensi sumber daya dan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
Direktur Eksekutif EKONID, Dr. Monika Erath, membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan solusi ekonomi sirkular. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga riset menjadi kunci untuk mempercepat transformasi menuju model ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Philipp Glaeser, Manager Partners in Transformation Desk (PiT) Southeast Asia, turut menyoroti peran kemitraan Indonesia–Jerman dalam memperkuat inisiatif transisi hijau, khususnya melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Dalam sesi pemaparan, Thomas Schneider dari GIZ Indonesia & ASEAN menjelaskan perkembangan proyek Circular Economy yang sedang berjalan, termasuk peluang kemitraan yang dapat dikembangkan bersama sektor swasta.
Jessica Hanafi dari PT Life Cycle Indonesia kemudian membahas pentingnya sertifikasi ISO dalam konteks ekonomi sirkular. Ia menyampaikan bahwa standar yang jelas dapat membantu perusahaan membangun kredibilitas sekaligus memperluas penerapan praktik berkelanjutan.
Sementara itu, Jürgen Militz dari German RETech Partnership e.V. memperkenalkan pengalaman Jerman dalam pengelolaan limbah dan teknologi daur ulang. Paparan ini memberikan gambaran mengenai pendekatan dan inovasi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan solusi sirkular di Indonesia.
Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta berbagi pengalaman dan tantangan dalam menerapkan praktik ekonomi sirkular di lapangan. Forum ini sekaligus menunjukkan adanya minat yang terus berkembang terhadap kolaborasi lintas negara dalam mendukung agenda keberlanjutan.
EKONID dan GIZ Indonesia & ASEAN menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara dan peserta atas kontribusi yang diberikan. Kedua pihak berharap dialog seperti ini dapat terus berlanjut guna memperkuat implementasi ekonomi sirkular di Indonesia.
Lihat lebih banyak kegiatan kami di halaman LinkedIn kami.