Logo dar Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman

EKONID Menjadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi EIBN 2026

  • News

Pada 15 Juli 2026, EKONID menyelenggarakan Rapat Koordinasi EIBN 2026, yang mempertemukan kamar dagang Eropa di Indonesia untuk bertukar pembaruan, menyelaraskan prioritas, dan memperkuat kerja sama dalam mendukung komunitas bisnis Eropa.

20260218_EKONID Online Legal Roundtable_Website (2).png

Pada 15 Juli 2026, Kamar Dagang dan Industri Jerman–Indonesia (AHK Indonesia) menyelenggarakan Rapat Koordinasi 2026 Jaringan Bisnis Uni Eropa–Indonesia (EU-Indonesia Business Network/EIBN). Acara ini mempertemukan perwakilan kamar dagang bisnis Eropa di Indonesia untuk membahas kegiatan yang sedang berjalan, prioritas bersama, serta peluang untuk mempererat kerja sama.

 

Rapat tersebut menjadi wadah bagi kamar dagang mitra EIBN untuk saling bertukar informasi mengenai berbagai inisiatif masing-masing, menyelaraskan rencana kegiatan ke depan, dan menentukan bidang yang dapat didukung melalui upaya bersama guna membantu perusahaan-perusahaan Eropa yang beroperasi di Indonesia.

 

Inisiatif EIBN didirikan pada 2013 dengan dukungan pendanaan bersama dari Uni Eropa. Program ini awalnya diluncurkan untuk mendukung perusahaan-perusahaan Eropa dalam menjajaki dan mengembangkan peluang bisnis di Indonesia. Setelah periode program pertama berlangsung dari 2013 hingga 2018, jaringan ini berlanjut melalui kerja sama antarkamar dagang dan organisasi bisnis Eropa di Indonesia.

 

Rapat koordinasi menegaskan kembali peran EIBN sebagai platform bagi kamar dagang Eropa untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, serta memperkuat layanan bagi perusahaan anggota. Pembahasan berfokus pada peningkatan koordinasi antarmitra dan penciptaan nilai yang lebih besar bagi komunitas bisnis Eropa di Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, EKONID juga menyambut Kamar Dagang Swedia di Indonesia (SwedCham) sebagai kamar dagang mitra terbaru EIBN, sehingga memperluas jaringan organisasi bisnis Eropa yang bekerja sama di Indonesia.

 

Kehadiran perwakilan dari BritCham Indonesia, Danish-Indonesian Business Chamber, Dutch Business Network, EKONID (AHK Indonesia), EuroCham Indonesia, Italian Business Association in Indonesia (IBAI), Irish Chamber of Commerce Indonesia, serta SwedCham menunjukkan kerja sama yang berkelanjutan di antara komunitas bisnis Eropa dalam mendukung hubungan ekonomi bilateral antara Eropa dan Indonesia.

 

Melalui EIBN, kamar dagang mitra terus memfasilitasi pertukaran bisnis, menyediakan wawasan pasar, serta memperkuat hubungan antara perusahaan-perusahaan Eropa dan para pemangku kepentingan di Indonesia. EKONID mendukung kolaborasi dalam jaringan dan berkontribusi pada penguatan kehadiran bisnis Eropa di pasar Indonesia.

Baca berita terbaru

Lihat semua Berita
  • News Indonesia Positions as Global Food Exporter and Industrial Partner at BRICS Summit
    Berita

    Indonesia Posisikan Diri sebagai Eksportir Pangan Global dan Mitra Industri di KTT BRICS

    Presiden Prabowo Subianto memaparkan prioritas Indonesia di bidang ketahanan pangan, kerja sama industri, dan pembangunan berketahanan iklim dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi. Ia juga mendorong penguatan kerja sama antarnegara anggota dalam pengembangan rantai pasok, industrialisasi, dan investasi.

  • News Indonesia Moves to Simplify Foreign Worker Permits for Investors
    Berita

    Indonesia Sederhanakan Proses Perizinan Tenaga Kerja Asing untuk Kegiatan Investasi

    Indonesia akan mengintegrasikan layanan perizinan tenaga kerja asing melalui sistem Online Single Submission (OSS), mencakup proses ketenagakerjaan dan keimigrasian bagi tenaga kerja asing yang terkait dengan kegiatan investasi. Pemerintah menargetkan implementasi layanan terintegrasi ini mulai akhir September 2026.

  • News Foreign Investors Return to Indonesian Markets as Conditions Improve
    Berita

    Foreign Investors Return to Indonesian Markets as Conditions Improve

    Investor asing mulai kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia seiring pemulihan nilai tukar rupiah, obligasi pemerintah, dan saham setelah mengalami volatilitas pada awal tahun.

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi