AHK Indonesia/EKONID mengadakan Executive Roundtable pada 5 Februari 2026 di Jakarta yang mempertemukan lembaga pembiayaan Jerman dan pelaku industri dari Indonesia. Forum ini membahas bagaimana proyek energi, khususnya yang berkaitan dengan transisi energi, dapat bergerak dari tahap tender hingga memperoleh pembiayaan dan direalisasikan.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan kunjungan resmi Christine Toetzke, Direktur Jenderal Kerja Sama Bilateral untuk Afrika, Asia, dan Amerika Latin di Kementerian Federal Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman (BMZ). Kunjungan tersebut menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama di sektor energi berkelanjutan.
Dalam diskusi, perwakilan dari KfW Development Bank, KfW IPEX-Bank, DEG, serta lembaga penjaminan kredit ekspor Jerman memaparkan berbagai instrumen pembiayaan yang tersedia bagi proyek energi di Indonesia. Pembahasan juga mencakup proses pengadaan, persyaratan kelayakan proyek, serta strategi mitigasi risiko yang dapat membantu perusahaan mencapai tahap bankable sebelum masuk ke implementasi.
Selain itu, peserta turut menyoroti dinamika regulasi dan iklim investasi di sektor energi Indonesia. Peran lembaga pembiayaan publik dinilai penting dalam membuka ruang partisipasi sektor swasta, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur energi jangka panjang yang membutuhkan struktur pendanaan yang solid.
Forum ini menjadi ruang dialog antara institusi keuangan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk memperjelas jalur pembiayaan dan memperkuat kerja sama Indonesia–Jerman di bidang energi. Diskusi berlangsung aktif dengan fokus pada solusi yang aplikatif dan relevan dengan kondisi pasar Indonesia.
EKONID menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, institusi yang terlibat, serta perusahaan anggota dan mitra premium yang berpartisipasi. Dialog semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung percepatan transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Lihat lebih banyak kegiatan kami di halaman LinkedIn kami.