Logo dar Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman

Impor Indonesia pada Juni Meningkat 34,27% pada Bahan Baku, Pembelian Minyak Naik

  • News

Impor Indonesia pada Juni naik 34,27% secara tahunan, didorong oleh meningkatnya pembelian bahan baku serta produk minyak dan gas. Kenaikan ini membuat Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan bulanan untuk kedua kalinya secara beruntun.

News Indonesia’s Imports Surge 34.27% in June 2026, Driven by Raw Materials

Impor Indonesia meningkat 34,27% secara tahunan (year-on-year) menjadi 22,54 miliar dolar AS pada Juni. Kenaikan ini dipicu oleh pembelian bahan baku serta produk minyak dan gas yang lebih tinggi, menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).  

 

Lonjakan impor tersebut melampaui pertumbuhan ekspor yang hanya 8,84%. Akibatnya, Indonesia mengalami defisit perdagangan sebesar 450 juta dolar AS pada Juni, yang merupakan defisit bulanan kedua berturut-turut setelah pada Mei mencatat defisit 1,61 miliar dolar AS, demikian laporan Reuters.  

 

BPS menyebut impor produk minyak dan gas naik 105,15% dibanding setahun sebelumnya, terutama dipimpin oleh minyak mentah dan produk petroleum olahan. Impor nonmigas juga meningkat, didukung oleh permintaan yang lebih kuat untuk kebutuhan input industri.  

 

Bahan baku dan barang antara tetap menjadi komponen terbesar impor Indonesia. Data BPS menunjukkan pada lima bulan pertama 2026, porsi barang tersebut mencapai lebih dari 70% dari total impor, yang menegaskan ketergantungan sektor manufaktur pada input impor.  

 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan bahan baku terus mendominasi komposisi impor Indonesia, seperti dikutip Katadata. Ia menambahkan bahwa barang modal dan barang konsumsi memiliki porsi yang lebih kecil dibanding total impor.  

 

Angka impor terbaru ini muncul setelah laju impor sebelumnya sudah meningkat lebih cepat pada awal tahun. Total impor pada periode Januari–Mei mencapai 111,33 miliar dolar AS, dengan bahan baku dan barang penolong sebagai bagian terbesar, berdasarkan data BPS yang dihimpun Katadata.  

 

Reuters melaporkan defisit perdagangan Juni lebih kecil daripada perkiraan ekonom. Penguatan ekspor produk nikel dan minyak sawit membantu menahan dampak kenaikan impor yang tajam. Namun, para ekonom mengingatkan bahwa perlambatan permintaan dari China, kenaikan biaya untuk input industri impor, serta melemahnya nilai tukar rupiah dapat terus membebani neraca eksternal Indonesia.  

 

Lonjakan impor ini mengikuti periode meningkatnya permintaan domestik untuk input industri. Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan peningkatan impor pada barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal menunjukkan konsumsi rumah tangga yang lebih kuat serta aktivitas industri, seperti dikutip Antara.  

 

“Peningkatan impor terjadi di semua kategori barang, yang menunjukkan meningkatnya permintaan konsumen sekaligus permintaan industri untuk bahan baku dan barang modal,” ujarnya.

Baca berita terbaru

Lihat semua Berita
  • News Indonesia Targets B60 Biodiesel Implementation in 2027
    Berita

    Pemerintah Targetkan Penerapan Biodiesel B60 pada 2027

    Pemerintah menargetkan penerapan biodiesel B60 mulai 2027, sembari menyiapkan ketersediaan bahan baku, kapasitas produksi, dan spesifikasi teknis sebelum implementasi dilakukan.

  • News Indonesia’s Inflation Rises to 3.19% in August, Remains Within Target
    Berita

    Inflasi Indonesia Naik ke 3,19% pada Agustus, Masih dalam Target BI

    Inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 3,19% pada Agustus 2026, terutama didorong kenaikan harga pangan dan emas, namun masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia.

  • News Indonesia’s July Exports Rise 6.05%, Trade Balance Returns to Surplus
    Berita

    Ekspor Indonesia Naik 6,05% pada Juli, Neraca Perdagangan Kembali Surplus

    Indonesia kembali mencatatkan surplus perdagangan pada Juli 2026 setelah kinerja ekspor tumbuh melampaui perkiraan, ditopang ekspor nonmigas dan produk industri pengolahan.

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi