Logo dar Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman

Indonesia Sederhanakan Proses Perizinan Tenaga Kerja Asing untuk Kegiatan Investasi

  • News

Indonesia akan mengintegrasikan layanan perizinan tenaga kerja asing melalui sistem Online Single Submission (OSS), mencakup proses ketenagakerjaan dan keimigrasian bagi tenaga kerja asing yang terkait dengan kegiatan investasi. Pemerintah menargetkan implementasi layanan terintegrasi ini mulai akhir September 2026.

News Indonesia Moves to Simplify Foreign Worker Permits for Investors

Pemerintah Indonesia menandatangani dua Keputusan Bersama pada 9 September 2026 untuk mengintegrasikan layanan terkait penggunaan tenaga kerja asing dalam kegiatan investasi. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

 

Kedua keputusan tersebut mengatur integrasi sistem Online Single Submission (OSS) dengan sistem SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan dan aplikasi All Indonesia milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pemerintah juga membentuk tim teknis untuk melaksanakan integrasi sistem tersebut.

 

Dalam skema baru ini, OSS akan berfungsi sebagai pintu masuk tunggal bagi perusahaan yang mengajukan persetujuan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), serta permohonan yang berkaitan dengan Visa Tinggal Terbatas (VITAS), Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan Izin Tinggal Tetap (ITAP).

 

Masing-masing kementerian tetap menjalankan kewenangan sesuai bidangnya. Kementerian Ketenagakerjaan akan memproses dan menilai permohonan RPTKA serta menerbitkan persetujuannya melalui SIAPkerja. Sementara itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan akan melakukan verifikasi dan menerbitkan persetujuan VITAS, ITAS, dan ITAP melalui aplikasi All Indonesia. Informasi mengenai dokumen yang telah diterbitkan selanjutnya akan diteruskan ke sistem OSS.

 

Keputusan Bersama tersebut juga menetapkan Service Level Agreement (SLA) untuk masing-masing layanan. Menurut Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dokumen dapat diterbitkan melalui mekanisme fiktif positif yang terintegrasi dengan OSS apabila batas waktu pelayanan yang berlaku terlampaui.

 

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan pemerintah memperkirakan proses pelayanan dalam skema baru tersebut akan memerlukan waktu sekitar empat hingga lima hari.

 

“Perizinannya kurang lebih empat sampai lima hari,” kata Rosan, sebagaimana dikutip oleh ANTARA. Ia mengaitkan jangka waktu tersebut dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

 

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 mulai berlaku pada 5 Juni 2025 dan mengatur sistem perizinan berusaha berbasis risiko di Indonesia, termasuk layanan melalui OSS dan ketentuan mengenai standar waktu pelayanan. Regulasi tersebut menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021.

 

Menurut ANTARA, pemerintah merencanakan implementasi layanan tenaga kerja asing terintegrasi tersebut mulai akhir September 2026.

 

Integrasi sistem juga memungkinkan pertukaran dan pemanfaatan data antara ketiga kementerian. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan data terintegrasi tersebut dapat digunakan untuk memantau kegiatan investasi, proyeksi investasi, serta persebaran persetujuan RPTKA. Ia juga menegaskan bahwa integrasi tersebut tidak mengubah kewenangan masing-masing kementerian.

 

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menyatakan bahwa integrasi ini berlaku untuk layanan tenaga kerja asing yang berkaitan dengan kegiatan investasi. Rosan juga menyampaikan bahwa tenaga kerja asing masih dibutuhkan di sejumlah sektor industri dan penggunaannya diharapkan mendukung transfer pengetahuan dan teknologi kepada tenaga kerja Indonesia.

 

Sistem baru tersebut akan memusatkan proses pengajuan melalui OSS, sementara penilaian dan verifikasi tetap dilakukan oleh kementerian ketenagakerjaan dan keimigrasian sesuai kewenangan masing-masing.

Baca berita terbaru

Lihat semua Berita
  • News Foreign Investors Return to Indonesian Markets as Conditions Improve
    Berita

    Foreign Investors Return to Indonesian Markets as Conditions Improve

    Investor asing mulai kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia seiring pemulihan nilai tukar rupiah, obligasi pemerintah, dan saham setelah mengalami volatilitas pada awal tahun.

  • News Retail Sales Expected to Maintain Growth in August 2026
    Berita

    Penjualan Eceran Diperkirakan Tetap Tumbuh pada Agustus 2026

    Penjualan eceran di Indonesia diperkirakan tetap tumbuh secara tahunan pada Agustus 2026, terutama ditopang oleh penjualan suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor serta makanan, minuman, dan tembakau, berdasarkan Survei Penjualan Eceran terbaru Bank Indonesia.

  • News Indonesia’s Steel Industry Navigates Shifting Demand and Import Dynamics
    Berita

    Industri Baja Indonesia di Tengah Perubahan Permintaan dan Dinamika Impor

    Industri baja Indonesia menghadapi perubahan kondisi pasar pada 2026, seiring perkembangan aktivitas manufaktur, permintaan domestik, kapasitas produksi, dan arus perdagangan.

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi