Logo dar Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman

Uni Eropa Mendorong Kesepakatan CEPA Menuju Tahap Penandatanganan

  • News

Pengajuan Komisi Eropa atas proposal Indonesia–EU CEPA dan IPA kepada Dewan menandai langkah terbaru dalam proses ratifikasi. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mendukung perdagangan, investasi, akses pasar, serta hubungan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa.

News EU Moves CEPA Deal Closer to Signing

Komisi Eropa telah menyerahkan usulan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan Investment Protection Agreement (IPA) dengan Indonesia kepada Dewan untuk ditandatangani dan diselesaikan. Langkah prosedural terbaru ini menandai tahapan terkini menuju ratifikasi kedua perjanjian tersebut.

 

Dalam pernyataan pada 29 Juni, Komisi memaparkan usulan CEPA dan IPA kepada Dewan agar dapat ditandatangani dan diselesaikan, sekaligus membuka jalan bagi pemungutan suara setelah musim panas. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan, secara tentatif, akan menandatangani kesepakatan tersebut pada bulan Oktober.

 

Berdasarkan usulan CEPA, Uni Eropa menyatakan bea masuk akan dihapus pada 98,5% pos tarif. Selain itu, prosedur ekspor untuk barang-barang UE ke Indonesia, termasuk produk pertanian dan pangan, akan disederhanakan. Perjanjian ini juga diharapkan membuka peluang investasi baru di Indonesia, terutama pada kendaraan listrik, elektronik, dan farmasi, serta memberikan perlindungan bagi 221 indikasi geografis milik UE.

 

Komisi kini meminta persetujuan Dewan untuk menandatangani perjanjian tersebut. Setelah penandatanganan, CEPA dan IPA memerlukan persetujuan Parlemen Eropa sebelum dapat diselesaikan dan mulai berlaku. Komisi menyatakan otoritas Indonesia menjalankan prosedur ratifikasi internal mereka sendiri secara paralel.

 

Sebelumnya, Indonesia menyatakan menargetkan penyelesaian proses ratifikasi pada paruh kedua 2026, dengan implementasi ditujukan untuk awal 2027. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan setelah pertemuan bilateral dengan Komisaris Perdagangan Uni Eropa Maroš Šefčovič di Brussels pada 5 Juni bahwa Indonesia berupaya menjaga agar proses tetap sesuai jadwal.

 

“[Kami] menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA selesai pada paruh kedua 2026 agar implementasi dapat dimulai pada awal 2027,” kata Airlangga, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Koordinator.

 

Kementerian juga menyatakan perjanjian ini diharapkan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia ke UE, termasuk melalui penghapusan tarif untuk banyak barang ekspor. Dalam pernyataan terpisah, Airlangga menambahkan bahwa IEU-CEPA akan memberikan akses yang lebih kompetitif bagi produk manufaktur Indonesia di pasar Eropa.

Dalam kategori:

Baca berita terbaru

Lihat semua Berita
  • News EKONID Participates in Delegation Visit to Intersolar Europe
    Berita

    EKONID Berpartisipasi dalam Program Delegation Visit ke Intersolar Europe

    Pada 22–26 Juni 2026, EKONID berpartisipasi dalam rangkaian pameran Intersolar Europe di Messe München, Munich, Jerman. Selain itu, EKONID mengikuti kunjungan ke dua proyek fotovoltaik agrivoltaik (Agri-PV) di Bavaria sebagai bagian dari delegasi Indonesia yang difasilitasi oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Delegasi tersebut terdiri dari perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PLN, Kementerian Keuangan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), serta pemangku kepentingan kunci lainnya. Program ini memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan perusahaan dan institusi Jerman, mempelajari teknologi energi terbarukan terbaru, serta mempromosikan potensi investasi Indonesia.

  • News EKONID Joins Messe München’s ASEAN Training Days in Shanghai
    Berita

    EKONID Joins Messe München’s ASEAN Training Days in Shanghai

    From 24 to 27 June 2026, AHK Indonesia/EKONID participated in Messe München’s ASEAN Training Days in Shanghai, organized by the International Sales team of Messe München, one of the world's leading trade fair organizers headquartered in Germany, with support from Messe Muenchen International Asia’s Shanghai office. The program gathered Messe München representatives from across ASEAN, including Indonesia, to strengthen collaboration, sales capabilities, and market knowledge within the region.

  • News SIEMENS Tech Summit 2026
    Berita

    Siemens Tech Summit 2026 Mendukung Transformasi Digital dan Hijau Indonesia

    PT Siemens Indonesia, Premium Partner AHK Indonesia/EKONID, secara resmi menyelenggarakan Siemens Tech Summit 2026. Acara ini mempertemukan sekitar 1.000 pemangku kepentingan industri, mitra teknologi, dan akademisi untuk mendorong agenda transformasi digital Indonesia serta transisi energi.

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi